Tambah Lagi, Ada 7 Kasus Baru dari Klaster Covid-19 Bawaslu Boyolali

Tambah Lagi, Ada 7 Kasus Baru dari Klaster Covid-19 Bawaslu Boyolali
Jumlah kasus corona di cluster Bawaslu di Boyolali, Indonesia sejak Januari, petugas kesehatan di Sukoharjo dinyatakan positif Covid-19 Puskesmas Wringinom Ponorogo APD Solo, perokok rentan tertular Covid-19 pasien PDP Wonogiri Korea Selatan 02 Pedagang Boyolali Madiun Grobogan Insentif Remaja Pondok Gontor TKW Ponorogo Dikonfirmasi Positif Kota Madiun Pasien Bawaslu Boyolali Klaten

Solopos.com, BOYOLALI – Kasus positif Covid-19 dari cluster Bawaslu kembali meningkat. Saat ini ada 103 kasus di cluster ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali Ratri S. Survivalina mengatakan, Sabtu, jumlah kasus dari cluster Bawaslu bertambah tujuh. Belum disebutkan tentang sebaran luas cluster.

“Saat ini total ada 103 kasus Covid-19 dari cluster Bawaslu Boyolali,” ujarnya Solopos.com, Minggu. Sebelumnya diketahui ada 96 kasus konfirmasi Covid-19 yang muncul dari pengawas pemilu di Boyolali.

Menunggu 6 tahun, jalan yang menghubungkan 2 dusun di Pracimantoro dan Giritontro Wonogiri akhirnya terwujud.

Secara umum, ia mengatakan dalam dua hari terakhir ada tambahan 37 kasus positif Covid-19 di Boyolali. Pada Jumat (11/9/2020) terdapat tambahan lima kasus, sedangkan pada Sabtu (12/9) bertambah 32 kasus.

“Total per 12 September 2020 positif 677 kasus. Ada 127 kasus yang dirawat, 200 kasus di isolasi mandiri, 327 kasus sembuh, dan 23 kasus meninggal dunia,” lanjutnya.

Menjelang PSBB Jakarta, ribuan penumpang di terminal Wonogiri berangkat ke ibu kota

Ia mengatakan selain cluster Bawaslu juga terdapat kasus positif yang muncul dari close contact dari kasus yang ada. “Jadi untuk penambahannya didominasi oleh kontak dekat dengan kasus sebelumnya. Lalu ada penambahan cluster Bawaslu dan penambahan BPJS Kesehatan ada 9 kasus. Sebagian besar dalam keadaan sehat, jadi mereka bawa. keluar isolasi independen, "katanya.

Dari Tes Swab

Sementara itu, Kordiv SDM dan Organisasi Bawaslu Boyolali, Muhamad Mahmudi juga menyampaikan ada kasus tambahan. "Tambah tujuh orang, jadi total ada 103," ujarnya, Sabtu.

Ia mengatakan, dalam beberapa hari terakhir juga ada 26 petugas yang melakukan tes usap. Jumlah itu berasal dari 37 petugas yang sebelumnya tidak ikut swab. Sebelumnya dia mengatakan, mulai Rabu (9/9/2020) ada 37 petugas yang dijadwalkan swab.

Baca:  Cegah Klaster Pilkada, Cabup-Cawabup Sukoharjo Siap Patuhi Protokol Covid-19

Viral Village Girls Gowes, Pengendara Sepeda Bisa Berfoto Bersama Wanita yang Berkolaborasi di Sungai

Postingan Tambah Lagi, Ada 7 Kasus Baru Klaster Covid-19 Bawaslu Boyolali muncul pertama kali di Solopos.com.