Tambah 6, Pasien Covid-19 Klaster Perkantoran di Menara Wijaya Sukoharjo Jadi 8 Orangg

Tambah 6, Pasien Covid-19 Klaster Perkantoran di Menara Wijaya Sukoharjo Jadi 8 Orangg
Kantor Bupati Sukoharjo ASN Biasa Baru, Aset Tanah Sukoharjo Tanpa Sertifikat, Kabar Terpopuler Sekda Sukoharjo Menara Wijaya

Solopos.com, SUKOHARJO – Jumlah pegawai negeri sipil (ASN) yang terpapar Covid-19 di lantai empat Menara Wijaya Sukoharjo bertambah enam dari dua menjadi delapan. Penyebaran pandemi Covid-19 di lantai empat Menara Wijaya merupakan cluster perkantoran pertama yang muncul di Sukoharjo.

Informasi yang dikumpulkan Solopos.com, Sabtu (26/9/2020), dua pejabat di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo dipastikan positif Covid-19 pekan lalu. Kedua pejabat tersebut, yakni Sekretaris DLH Sukoharjo, Bambang Darminto, dan Kepala Seksi (Kabid) Pengelolaan Lingkungan DLH Sukoharjo, Agus Suprapto.

Satgas kemudian melacak kontak dekat dari dua ASN pertama yang terinfeksi Covid-19.

Kisah Mbah Dalimin, Bakul Kangkung 80 Tahun di Alkid Solo

Uji Usap

Beberapa ASN di DLH Sukoharjo menjalani tes usap untuk mengetahui terpapar Covid-19 atau tidak. Tidak hanya ASN di DLH Sukoharjo, sejumlah ASN di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Sukoharjo juga mengambil sampel cairan tenggorokan untuk pengujian laboratorium.

Kantor Disperinaker Sukoharjo bersebelahan dengan DLH Sukoharjo. Setiap hari, para ASN di dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut kerap berinteraksi baik saat menjalankan kegiatan resmi maupun saat istirahat.

“Ada tambahan enam ASN yang terpapar Covid-19. Lima ASN berasal dari DLH Sukoharjo dan satu ASN Disperinaker Sukoharjo. Mereka adalah close contact kedua ASN di DLH Sukoharjo. Ini cluster perkantoran pertama yang muncul di Sukoharjo,” ungkap Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid. 19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, saat ditemui wartawan usai pencanangan pemilu damai di kantor KPU Sukoharjo, Sabtu.

Mayat Pria di Selokan Tawangmangu Ternyata Korban Tabrak Lari, Pelaku Berhasil Ditangkap

Yunia menuturkan, lima ASN yang positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumah selama 10 hari. Sedangkan satu ASN dirawat intensif di rumah sakit karena mengidap penyakit karier atau komorbid.

Baca:  12 Warga Klaten Positif Corona, Mayoritas Ekor Dari Kasus Konfirmasi Sebelumnya

Saat ini, Menara Wijaya lantai 4 ditutup sementara selama 10 hari untuk mengantisipasi penyebaran pandemi Covid-19.

“Banyak yang bertanya kepada saya kenapa Menara Wijaya tidak ditutup seluruhnya. Kami sedang evaluasi kasus per kasus sehingga hanya satu lantai yang ditutup sementara. Apalagi Menara Wijaya merupakan kantor terpadu untuk menjalankan pemerintahan dan pelayanan publik,” ujarnya.

Viral Village Girls Gowes, Pengendara Sepeda Bisa Berfoto Bersama Wanita yang Berkolaborasi di Sungai

Sistem WFH Dinilai Ulang

Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Sukoharjo menambahkan, satuan tugas itu untuk mewaspadai penyebaran Covid-19 dari cluster perkantoran. Pekerja selalu bertemu terutama saat jam istirahat atau rapat di ruang tertutup.

Sebelumnya, ada dua pejabat di Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang terjangkit Covid-19, yakni Pjs (Pj) Sekda Sukoharjo, Widodo, dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPTSP) Sukoharjo, Abdul Haris Widodo.

Keduanya sudah sembuh dan kembali beraktivitas di kantor beberapa hari lalu, ujarnya.

Sementara itu, Asisten 1 Urusan Pemerintahan Setda Sukoharjo, Sukito, mengatakan akan mengevaluasi sistem tersebut bekerja dari rumah (WFH) yang saat ini sedang dilaksanakan oleh sejumlah OPD yang berkantor di Menara Wijaya. ASN harus melewati stan alat sterilisasi di pintu masuk Menara Wijaya. Kebijakan ini dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 di Menara Wijaya.

Postingan Tambah 6, Pasien Klaster Kantor Covid-19 di Menara Wijaya Sukoharjo Jadi 8 Orang Muncul Pertama Kali di Solopos.com.