Presiden China Serukan Tentaranya Siap Berperang, AS dan Taiwan Jadi Lawan

Presiden China Serukan Tentaranya Siap Berperang, AS dan Taiwan Jadi Lawan
Presiden China Xi JInping (csmonitor.com)

Solopos.com, BEIJING – Presiden Tiongkok, Xi Jinping, meminta tentaranya untuk waspada. Dia mengatakan negaranya sedang mempersiapkan perang. China memang sedang berkonflik dengan Amerika Serikat (AS) dan juga Taiwan. Ketegangan Tiongkok-AS memuncak setelah berfluktuasi sebentar.

Sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Xinhua Dan dilansir CNN, Kamis (15/10/2020), Presiden Xi melakukan panggilan tersebut saat mengunjungi pangkalan militer China di Provinsi Guangdong pada Selasa (13/10) waktu setempat.

Saat melakukan inspeksi Korps Marinir Tentara Pembebasan Rakyat atau militer China, Presiden Xi mengatakan kepada tentara untuk "tetap waspada." Dia juga meminta tentara untuk "benar-benar setia, benar-benar murni, dan sangat dapat diandalkan".

Hari Ini Dalam Sejarah: 15 Oktober 1815, Napoleon Bonaparte Diasingkan

"Fokuskan pikiran dan energi Anda untuk mempersiapkan perang, dan tetap waspada," kata Presiden Xi kepada tentara China selama kunjungan tersebut, seperti yang disiarkan di televisi nasional. CCTV dan diberitakan detik.com.

"Marinir memiliki banyak misi berbeda dan tuntutan Anda akan berbeda-beda," katanya.

"Oleh karena itu, (Anda) harus mendasarkan pelatihan Anda pada (kebutuhan) untuk berperang … dan meningkatkan standar pelatihan dan kemampuan tempur," Presiden Xi menekankan.

Belum Berakhir Pandemi Covid-19, China Terkena Wabah Norovirus

Konflik Segitiga

Tujuan utama kunjungan Presiden Xi ke Guangdong adalah untuk menyampaikan pidato pada Rabu (14/10) waktu setempat dalam rangka memperingati 40 tahun berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus Shenzhen. Zona khusus tersebut didirikan pada tahun 1980 untuk menarik modal asing dan berperan penting dalam membantu perekonomian China menjadi yang terbesar kedua di dunia.

Di sisi lain, kunjungan ke Korps Marinir ini dilakukan saat ketegangan antara China dan AS masih mencapai puncaknya. Ketidaksepakatan atas masalah Taiwan dan pandemi Coronavirus (Covid-19) antara kedua negara tersebut memicu perselisihan.

Baca:  Penggunan Alsintan Tingkatkan Produksi dan Kesejahteraan Petani

Dalam perkembangan terakhir, Gedung Putih telah memberi tahu Kongres AS, Senin (12/10) waktu setempat, tentang rencana melanjutkan penjualan tiga sistem persenjataan canggih ke Taiwan. Sistem persenjataan dilaporkan juga mencakup Sistem Artileri Roket Mobilitas Tinggi (HIMARS) yang canggih.

Masuk Secara Ilegal, Empat WNI Ditangkap Otoritas Singapura

China menanggapi dengan kuat perkembangan tersebut, dengan juru bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijian meminta AS untuk "segera membatalkan penjualan senjata yang direncanakan ke Taiwan" dan memutuskan semua "hubungan militer AS-Taiwan".

Postingan The President of China Calls for His Army to Be Ready to War, AS and Taiwan to Being Opponents muncul pertama kali di Solopos.com.