Pilkada Wonogiri: 520 APK Tak Resmi Bergambar Paslon Dikukut

Pilkada Wonogiri: 520 APK Tak Resmi Bergambar Paslon Dikukut
Unduh Wonogiri Pilkada Pason apk

Solopos.com, WONOGIRI – Badan Pengawas Pemilu Wonogiri telah mendisiplinkan 520 alat peraga kampanye atau APK tidak resmi Pilkada atau Pilkada 2020 Wonogiri yang tersebar di 25 kecamatan dalam sepekan terakhir

Sebanyak 508 APK di antaranya bergambar pasangan calon atau salah satu calon Pilkada Wonogiri, Joko Sutopo-Setyo Sukarno atau Josss. Sedangkan 12 lainnya adalah pasangan calon APK Hartanto-Joko Purnomo atau Harjo.

Data Solopos.com diperoleh dari Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Wonogiri, Kamis (15/10/2020), APK tidak resmi yang dipesan terdiri dari empat jenis, yakni baliho, spanduk, ronteks, dan papan iklan.

Harga Emas Antam Hari Ini, Jumat (16/10/2020)

APK tersebut dibuat oleh masing-masing tim pemenang pasangan calon dan dipasang sebelum KPU menetapkan pasangan calon, 23 September. Saat itu, materi visual dianggap bukan APK.

Setelah tahap kampanye bergulir pada 26 September lalu, media masuk dalam kategori APK, namun tidak resmi karena bukan APK yang difasilitasi atau dibuat oleh KPU atau KPU.

Seperti diketahui, pasangan calon dan tim pemenang hanya bisa memasang APK yang difasilitasi oleh KPU. KPU telah menyerahkan 1.598 APK resmi untuk dua tim pemenang paslon yang terdiri dari baliho, spanduk, dan spanduk.

Pedagang Pasar Klaten Tiga Lantai Bingung Bingung Kapan Pindah ke Pasar Darurat

Ketua Bawaslu Wonogiri, Ali Mahbub, saat ditemui Solopos.com di Ngadirojo, Wonogiri, Kamis, mengatakan penertiban dilakukan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Penertiban hanya pada tahap awal, jadi tidak banyak APK tidak resmi yang telah diatasi. Pada tahap awal, pengendalian hanya dilakukan di wilayah kota kecamatan, terutama yang dipasang di pinggir jalan.

Edaran tentang Penertiban APK

Pengendalian APK tidak resmi di dusun akan dilaksanakan mulai pekan ini, setelah Sekda atau Sekda Wonogiri mengeluarkan surat edaran tentang penguasaan APK. Dalam surat tersebut, Sekretaris Daerah memerintahkan Camat Tapem membantu pengendalian.

Baca:  Masih Pandemi, KPU Solo Pede Targetkan Partisipasi Pemilih Pilkada 2020 Sampai 77,5 Persen

“Mulai minggu ini kami akan menertibkan APK tidak resmi yang terpasang di desa-desa. Laporan awal yang saya terima masih cukup banyak yang tidak resmi,” kata Ali.

Ia melanjutkan, sebelumnya pihaknya sudah mengirimkan surat kepada masing-masing tim pemenang pasangan calon. Bawaslu meminta tim pemenang untuk menertibkan APK yang dipasang sebelum ada penetapan pasangan calon paling lambat 24 jam setelah menerima surat peringatan.

Menggunakan sel janin yang diaborsi, obat Covid-19 Donald Trump kontroversial

Namun, tim pemenang belum melakukan tindak lanjut secara maksimal. Tim pemenang hanya mengekang sebagian kecil APK. Sesuai ketentuan, Bawaslu dan pihak terkait wajib menertibkan APK tidak resmi yang masih terpasang.

Secara terpisah, Kepala Satpol PP Wonogiri Waluyo sebelumnya mengatakan personel Satpol PP diterjunkan setelah mendapat rekomendasi dari Bawaslu. Dalam konteks Pilkada Wonogiri, Satpol PP bekerja sama dengan Bawaslu dan KPU.

Postingan Wonogiri Pilkada: 520 APK Tidak Resmi dengan Kandidat Terkutuk muncul pertama kali di Solopos.com.