Ngeyel Tak Taati Protokol Kesehatan, Warung Angkringan di Sragen Didenda Rp100.000

Ngeyel Tak Taati Protokol Kesehatan, Warung Angkringan di Sragen Didenda Rp100.000
protokol kesehatan sragen mask operatif sragen

Solopos.com, SRAGEN – Operasi penegakan protokol kesehatan terus dilakukan oleh tim gabungan kecil-kecilan yang dikoordinir Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen secara acak di 20 kecamatan.

Operasi yang dilakukan sejak Perbup No. 54/2020 diberlakukan selama dua bulan terakhir, Satpol PP Sragen menindak 590 orang yang tidak mematuhi tata tertib kesehatan dan 226 di antaranya dikenai sanksi denda Rp 50.000.

Lembaga swadaya masyarakat meresahkan kepala desa, Bupati Karanganyar meminta tim pemeras Sabre turun tangan

Penjelasan tersebut diungkapkan Kepala Satpol PP Sragen Heru Martono saat dihubungi Solopos.com, Kamis (8/10/2020).

“Denda yang terkumpul dari pelanggaran tata tertib kesehatan mencapai Rp 11,3 juta dari 226 orang yang didenda Rp 50.000 / orang,” jelasnya.

Sedangkan yang terkena sanksi sosial karena melanggar tata tertib kesehatan, kata Heru, lebih banyak yakni mencapai 343 orang.

Niat Instagram protes ke DPR, netizen Indonesia malah menyerang rapper IG Korea

Selain perorangan, Heru pernah dikenakan denda Rp. 100.000 untuk pengelola warung angkringan yang dengan keras kepala melanggar tata tertib kesehatan.

Heru mengatakan, petugas sudah memberi peringatan terlebih dahulu dan saat diperiksa di beberapa kesempatan ternyata pengelola warung angkringan tidak mengindahkan petugas '. peringatan agar dikenai sanksi administratif.

Tim Gabungan Skala Besar

Ia menyampaikan, operasi penegakan protokol kesehatan yang dilakukan masih merupakan operasi kecil dan berbeda dengan operasi masif yang dilakukan tim gabungan skala besar pada Sabtu (10/10/2020).

Dengan hasil protokol kesehatan operasi di sejumlah daerah, Heru melihat ada tren peningkatan kesadaran masyarakat di Sragen untuk memakai masker. Ia mengatakan, hal itu diketahui berdasarkan hasil operasi.

Protokol Kesehatan Yang Diatur Perbup, Sragen Janjikan Promosikan Pendidikan

Baca:  Batas Waktu Pengosongan Kios di Stasiun Klaten Diperpanjang Hingga Akhir Desember

“Awalnya hanya 50 orang yang bisa beroperasi, sekarang tinggal 30 orang. Artinya, banyak yang sadar,” kata Heru Martono.

Plt. Sekretaris Satpol PP Sragen Sunardi mengatakan operasi yang dilakukan di perempatan empat Krikilan, Kalijambe, Sragen, berhasil menjaring 23 orang, dan dua di antaranya dikenakan denda Rp.

Tren Pelanggaran Protokol Kesehatan di Kota Solo Menurun Akibat Sanksi Sosial Membersihkan Sungai?

Pasca Tertawa Tidak Taat Protokol Kesehatan, Warung Angkringan di Sragen didenda Rp. 100.000 muncul pertama kali di Solopos.com.