Kebutuhan Dana Besar, Jembatan Pilang-Gedongan Sragen Belum Pasti Dibangun Tahun Depan

Kebutuhan Dana Besar, Jembatan Pilang-Gedongan Sragen Belum Pasti Dibangun Tahun Depan
Ilustrasi dana BLT, Karanganyar, Sukoharjo, Sragen dan THR untuk pegawai Klaten, BLT, dana desa Sukoharjo, pandemi pkh klaten, ilustrasi gaji ke-13 Klaten, relaksasi kredit bank Klaten, subsidi gaji Jembatan Pilang-Gedongan

Solopos.com, SRAGEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen belum dapat memastikan bahwa Jembatan Pilang-Gedongan di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah akan dibangun pada tahun 2021. Hal ini dikarenakan besarnya kebutuhan anggaran yang dibutuhkan untuk dana.

Pembangunan jembatan menelan biaya Rp 2,4 miliar untuk pembangunan pondasi dan Rp 1,7 miliar untuk pembebasan lahan pada 2019. Dalam APBD Perubahan 2020, Pemerintah Kabupaten Sragen menganggarkan Rp 1,7 miliar untuk melanjutkan proses pembebasan lahan.

Rapid Test Covid-19 di Pabrik Garmen Mendak Delanggu dipantau langsung oleh Dinas Kesehatan Klaten

Kebutuhan anggaran untuk pembangunan fisik jembatan sepanjang 150 meter dan lebar 7 meter yang berada di perbatasan Kecamatan Masaran-Plupuh itu diperkirakan sekitar Rp 30 miliar. Kemungkinan dana sebesar itu bisa direalisasikan dalam dua tahun anggaran, yakni pada 2021 dan 2022.

Namun belum ada kepastian apakah proyek pembangunan Jembatan Pilang-Gedongan bisa dimulai pada 2021.

“Kami sudah ajukan ke Bappeda atau TAPD [tim anggaran pemerintah daerah]. Selanjutnya penugasannya ada di Bappeda. Tugas DPU [sebatas] usulkan, "kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUPR) Sragen, Marija, kepada Solopos.com, Senin (7/9).

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sragen Zubaidi juga belum bisa memastikan apakah proyek pembangunan jembatan tersebut bisa dianggarkan dalam APBD 2021. "Ini masih dalam pembahasan. [APBD] 2021, "kata Zubaidi.

Hari Ini Dalam Sejarah: 7 September 1228, Letusan Perang Salib Keenam

Jembatan Pilang-Gedongan merupakan pengganti Jembatan Gantung Kliwonan yang kini mulai lapuk seiring bertambahnya usia. Meski begitu, cukup banyak pengguna jalan khususnya pengendara sepeda motor yang menggunakan jembatan gantung.

“Pagi hari, warga yang hendak melewati jembatan harus antri karena tidak bisa lewat dari dua arah yang berlawanan. Lalu lintas di jembatan gantung ini bahkan lebih padat dibanding lalu lintas di Jembatan Dari. Warga berharap pembangunan jembatan tersebut bisa dilakukan. segera terwujud. Ini impian warga yang sudah lama sekali, "kata Kepala Desa Gedongan, Maryanto.

Baca:  Bawaslu Wonogiri Sebut Laporan Awal Dana Kampanye Kedua Paslon Tidak Wajar

Postingan Butuh Dana Besar, Jembatan Pilang-Gedongan di Sragen Belum Pasti Dibangun Tahun Depan muncul pertama kali di Solopos.com.