3 Warga Sragen Tunaikan Nazar Jalan Kaki Usai Sembuh dari Covid-19

3 Warga Sragen Tunaikan Nazar Jalan Kaki Usai Sembuh dari Covid-19
Tiga warga Sragen mengikrarkan kaul dengan jalan kaki dari Technopark Ganesha Sukowati menuju Desa Tenggak, Sidoharjo, Sragen, usai sembuh dari corona.

Solopos.com, SRAGEN – Tiga warga yang dinyatakan sembuh dari Corona atau Covid-19 mengikrarkan kaul dengan berjalan kaki dari tempat isolasi mandiri di Technopark Ganesha Sukowati menuju Desa Tenggak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, sekitar 9 km jauhnya.

Tiga warga mengikrarkan kaul dengan berjalan kaki usai sembuh dari Covid-19, yakni Idris Suma warga Tenggak, Saiful warga Singopadu, dan Agus warga Pilangsari. Awalnya hanya Idris Suma yang bersumpah berjalan.

Saat menjalani isolasi mandiri di Technopark Ganesha Sukowati, Idris mengkhawatirkan kondisi adik-adik dan orang tua yang bakal tertular Covid-19 darinya.

Ada Retakan di Perbukitan Bulu Sukoharjo, Awas Tanah Longsor!

“Saya kemudian bersumpah, kalau saya dan keluarga negatif corona, saya jalan kaki pulang,” kata Idris Suma saat ditemui wartawan di Jalan Sragen-Gawan, tepatnya di kawasan Pungkruk, Sidoharjo, Sragen, Senin ( 28/12/2020).

Mendengar sumpah dari Idris Suma, dua rekan sesama warga Technopark Ganesha Sukowati, Saiful dan Agus, pun bersumpah akan ikut jika sembuh dari Covid-19.

Awalnya Didiagnosis dengan Tifus

Bedanya, keduanya bersumpah akan berjalan kaki dari Technopark untuk menemani Idris Suma kembali ke Desa Tenggak.

“Jalan kaki ini merupakan tanda terima kasih kami setelah sembuh dari corona. Alhamdulillah, setelah seminggu diisolasi mandiri, kami dinyatakan sembuh, ”jelas Saiful.

Saiful tak pernah tahu dari mana sumber virus corona ditularkan. Awalnya ia didiagnosis tifus oleh seorang dokter di sebuah puskesmas di Kota Sragen.

Satpol PP Boyolali dan TNI / Polri Gelar Operasi Antisipasi Massa di Malam Tahun Baru

Namun, rasa sakitnya tidak kunjung hilang. Setelah menjalani tes usap, dia dinyatakan positif korona.

“Saya sendiri meminta segera mengisolasi diri di Technopark, daripada takut menulari keluarga saya di rumah,” kata Saiful.

Baca:  Begini Cara Solopeduli Bangkitkan Pengusaha saat Pandemi Covid-19…

Bambang Sudaryono, salah seorang survivor Covid-19 mengaku terus berkomunikasi dengan warga yang menjalani isolasi mandiri di Technopark Ganesha Sukowati.

Tragis! Wanita Kismantoro Wonogiri menjadi korban pembunuhan, ayahnya diretas ayahnya

Ia selalu berusaha menggugah optimisme warga positif corona untuk pulih. Triknya adalah menyalurkan energi positif kepada mereka.

“Saya dinyatakan positif, tapi istri saya yang tidur satu ranjang dengan saya negatif corona. Jadi, bukan berarti kalau kita positif, keluarga kita juga positif. Yang penting jangan panik dulu. , Kata Bambang yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (ASN) asal Kampung Nglorog.

Postingan 3 Warga Sragen yang Menyetel Nazar Berjalan Usai Sembuh dari Covid-19 muncul pertama kali di Solopos.com.